De Green Terraces Go To Zero Waste

tpstmural01

Program Kampanye TPST 3R

Berapa kira-kira jumah sampah satu keluarga perhari?

Mari kita berasumsi bahwa sampah dalam satu dari satu keluarga 2 kg, maka jika dalam satu lingkungan ada 200 KK bisa diperkirakan ada 400 kg sampah perhari, atau 2800 kg sampah perminggu. Cukup besar kan? Jadi kalau Jakarta perhari mempunyai 6500 ton sampah, bisa diperkirakan betapa repotnya mengatasi persoalan sampah. Belum lagi dengan tingkat kedisplinan masyarakat dan lemahnya pemerintah daerah menangani persoalan ini.

Kenapa harus mengelola sampah lingkungan sendiri?

1. Alasan pertama adalah mahalnya biaya retribusi penarikan sampah yang dikelola pemerintah daerah, hitung saja perbulan per KK dikenakan Rp.20.000,- dikalikan 200 KK didapatkan angka Rp 4.000.000,-. Ini pun hanya memindahkan sampah saja ke tempat lain yang belum tentu dikelola secara benar, serta kemungkinan naiknya retribusi masa depan.

2. Kedua, perlunya pembelajaran pengelolaan sampah 3 R (Reduce, Reuse, Recyle) plus Rethink bagi masyarakat yang sudah diketahui bahwa masyarakat Indonesia secara umum mempunyai in-disiplin yang cukup tinggi. Pengetahuan pelestarian lingkungan, teknologi dan manajemen pengelolaan sampah dimungkinkan akan membantu sedikit dari gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir menjadikan program ini sebagai pilot project secara umum ditingkat Kecamatan Tajurhalang.

3. Mendesaknya penanganan sampah berbasis lingkungan bisa dilihat dari data-data bencana banjir yang terjadi didaerah jabodetabek selama ini yang turut memindahkan sampah dari hulu ke hilir sungai. Sehingga turut memberikan andil terhadap semakin dangkalnya sungai dan menambah quota sampah di Ibu Kota.

tpstmural03

Program Kampanye TPST 3R

Manajemen pengelolaan sampah pada prinsipnya adalah mengurangi semaksimal mungkin volume sampah yang perlu dideponikan atau diTPAkan, karena itu diperlukan:

1. Kreasi untuk mendaur-ulang sampah,

2. Alat sederhana untuk membakar sampah plastik,

3. Teknologi untuk melistrikkan sampah (PLTS),

4.  Cara untuk mengepres sampah,

5. Motivasi untuk tidak menghasilkan sampah,

6. Keinginan untuk mereformasi bekas TPA menjadi taman atau sejenisnya,

7. Ilmu pengetahuan untuk melindungi air tanah dan ekosistem dari penimpunan sampah dll.

tpstmural04

Program Kampanye TPST 3R

 

Seperti halnya nasib pemukiman kecil dipinggiran jabodetabek yang tidak diperhatikan tentang kelestarian lingkungan oleh para pengembangnya, juga dialami oleh warga pemukiman di De Green Terraces Kalisuren. Meskipun menggunakan nama De Green namun pada kenyataannya sangat tidak hijau dan jauh dari tindakan terhadap kelestarian lingkungan seperti halnya sampah dan penghijauan.

Program penanganan sampah secara sederhana memang sudah dilakukan namun belum secara baik karena masih menggunakan lahan diarea pemukiman, ini akan menjadi masalah baru dikemudian hari apabila pemukiman sudah penuh dengan bangunan dan penduduk.

Beberapa hal yang sedang dicari solusinya adalah:

1. Membeli tanah yang jauh dari pemukiman kurang lebih 200 m2, dengan asumsi harga tanah paling mahal Rp.300.000,-, permeter sehingga untuk keperluan lahan diperlukan modal sebesar Rp.60.000.000,-

2. Teknologi pembakaran sampah plastik untuk melarutkan dan membentuk kembali menjadi produk baru seperti bata plastik, nomer rumah, asbak dan pernak-pernik kreasi lainnya.

3. Sumber daya manusia untuk mengelola manajemen terpadu sampah 3 R berbasis lingkungan

4. Biaya pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu untuk luasan lahan 200m2

5. Kendaraan operasional pengangkut sampah

alatpengolahplastik

Alat Pembakar & Pelarut Plastik

 

Dengan kondisi keuangan paguyuban warga yang belum memadai untuk pengelolaan sampah ini, maka rumahteraskalisuren mencoba mengambil inisiatif menawarkan program ini kepada program-program CSR perusahaan, pemerintah atau pun lembaga-lembaga yang konsen dan tertarik terhadap penanganan sampah di daerah Bogor khususnya sebagai daerah yang menjadi kontributor terbesar terhadap persoalan banjir dan sampah Jakarta.

Diharapkan program ini menjadi motivasi bagi pemukiman-pemukiman lain untuk melakukan program yang sama dan memberikan pembelajaran terhadap masyarakat sekitarnya sehingga mentransformasikan ilmu pengetahuan terhadap program pelestarian lingkungan yang menjadi masalah kemanusian terbesar saat ini.

Silahkan hubungi rumahteraskalisuren apabila bapak/ibu/saudara tertarik membantu meringankan terwujudnya program De Green Terraces Go To Zero Waste.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s